Zulfa, terima kasih sudah kembali ya? Maaf karena aku terlalu rendah diri beberapa waktu pertemanan kita justru terbengkalai. Aku orang yang paling bangga saat kamu memutuskan untuk kembali berjalan, Jul.
Aku belajar banyak dengan kamu Jul.Kamu yang selalu temenin Ibu, yang selalu mengingat nasihat terakhir bapak, yang sabar atas semua yang akan menjumpai kamu di depan.
Jul, kita sama -sama gak tahu akan ada badai apa di depan sana. Tapi aku harap, kamu di sini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar